Janji Priyo Jika Terpilih sebagai Ketua Umum Golkar

0
377
Priyo Budi Santoso

JAKARTA – Calon Ketua Umum Partai Golkar, Priyo Budi Santoso menegaskan, dirinya tidak akan pernah meminta mahar kepada calon kepada daerah dari partai beringin.

“Pilkada serentak adalah batu ujian. Konflik menimbulkan suara Golkar di pilkada turun. Kalau saya menjadi Ketum Golkar saya pastikan tidak akan meminta mahar politik bagi pimpinan DPD Golkar yang ingin jadi kepala daerah,” tegas Priyo, Senin (9/5/2016).

Menurut Priyo, Ketua DPD adalah kader yang sudah berkeringat memperjuangkan Golkar di daerah. “Oleh karena itu, mereka akan kita prioritaskan jika maju menjadi kepala daerah,” sambungnya.

Selain itu, kata dia, pengambilan keputusan penting harus melibatkan pengurus Golkar di daerah. “Penentuan pimpinan DPRD tidak harus semua ditentukan di Jakarta. Jakarta hanya mengesahkan saja. Saya juga akan bersama DPP dan Kabupaten/Kota untuk menentukan calon gubernur, bupati, dan wali kota, tidak harus ditentukan pusat,” kata Waketum Golkar ini.

Priyo juga ingin kantor DPP Golkar tidak hanya untuk para kader, tapi juga untuk menyerap aspirasi rakyat. “Saya akan menjadikan kantor DPP Golkar menjadi pusat komando dan kantor rakyat,” tegasnya.

Priyo pun kembali memaparkan keinginannya untuk membangun jalur yang menjadi pondasi kekuatan Golkar di masa lalu.

“Yang saya bangun keluarganya, bukan ABRI dan birokratnya. Akan ada purnawirawan yang saya ajak membangun partai. Dari polisi, guru, PNS yang kemarin agak alpa kita sentuh. Plus aktivis-aktivis yang selama ini juga alpa disentuh,” tuturnya.

Priyo juga ingin menempatkan tokoh-tokoh Golkar dekat dengan masyarakat, pers dan aktivis. “Perubahan politik, dalam hitungan saya memberi karpet merah memberi kesempatan kaum muda, energic and fresh,” sambungnya.

“Berikutnya, saya akan mengedepankan politik luhur, yang mengedepankan tata krama,” tutupnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY