Kata Priyo Budi Santoso Soal Pembicaraan dengan Tommy Soeharto

0
272
Ketua Umum DPP Partai Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono, bersama wakil ketua Priyo Budi Santoso dan Sekjen Zainudin Amali, saat melakukan pertemuan tertutup dengan ketua umum Partai Nasdem Surya Paloh, di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, 11 Maret 2015. TEMPO/Imam Sukamto

Jakarta – Politikus senior Partai Golkar Priyo Budi Santoso belum mau berkomentar terkait kepindahannya menjadi Sekretaris Jenderal Partai Berkarya.

Namun, dia membenarkan bahwa Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto sudah berdiskusi dengannya sebelum membentuk partai baru itu.

“Betul, ketika masih di Golkar, saya kebetulan komunikasi intensif dengan Tommy,” kata Priyo Budi selepas melayat ke rumah duka pengusaha Probosutedjo, di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin, 26 Maret 2018.

Topik pembicaraan antara dia dan Tommy, menyangkut banyak hal. Termasuk, kemungkinan putra Presiden Soeharto itu maju menjadi Ketua Umum Golkar. Ternyata, ujar Priyo, Tommy malah membuat Partai Berkarya.

Priyo pun tak menyangkal bahwa dia diajak bergabung ke partai baru kawannya itu. “Iya (diajak). Kira-kira demikian,” ujar Priyo. “Tapi saya akan sowan dulu ke para senior di Golkar.”

Pekan lalu, Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang mengatakan partainya bakal menggandeng Priyo sebagai Sekjen Partai Berkarya. Menurut Badaruddin, Priyo diajak langsung Tommy Soeharto untuk bisa memperkuat kepengurusannya menjelang gelaran Pemilihan Umum 2019.

Beberapa tokoh yang hendak Priyo Budi Santoso datangi untuk melapor antara lain Presiden Habibie yang juga Ketua Dewan Kehormatan Golkar, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tanjung, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang sempat menunjuknya menjadi ketua fraksi Golkar di DPR, bekas Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, politikus Agung Laksono, dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

“Fatsun mengharuskan saya sowan ke senior-senior yang saya hormati,” ujar dia.

TIDAK ADA KOMENTAR